Asam Lemak Omega-3Omega-3 Fatty Acids
fatty_acid
Juga dikenal sebagai: Fish oil, EPA, DHA, Alpha-linolenic acid, Omega-3 Fatty Acids
About
Asam lemak omega-3 (EPA dan DHA) memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan perifolikuler yang terkait dengan kerontokan rambut. Asam lemak ini juga mendukung barrier lipid kulit kepala dan dapat mendorong kepadatan rambut, meskipun uji klinis skala besar masih terbatas.
How It Works
Anti-inflammatory eicosanoids reduce perifollicular inflammation; DHA/EPA support scalp lipid barrier.
Evidence For Conditions
| Kondisi | Peringkat | Studi | Peserta | |
|---|---|---|---|---|
| Alopecia Androgenetik | A | 71 | 19624 | Lihat → |
| Telogen Effluvium | B | 11 | 317 | Lihat → |
Side Effects
- Fishy aftertaste or burping
- Mild gastrointestinal upset (nausea, diarrhea)
- Possible increased bleeding time at high doses
- Unpleasant body odor at very high doses
Drug & Supplement Interactions
- Anticoagulants (warfarin) and antiplatelet drugs (may increase bleeding risk)
- Blood pressure medications (additive hypotensive effect)
- Orlistat (reduces omega-3 absorption)
Selalu informasikan kepada tenaga kesehatan Anda tentang semua suplemen yang Anda konsumsi.Selalu informasikan penyedia layanan kesehatan Anda tentang semua suplemen yang Anda konsumsi.
Penafian FDA: Pernyataan-pernyataan ini belum dievaluasi oleh Food and Drug Administration. Produk dan informasi di situs web ini tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apa pun. Peringkat bukti yang disajikan didasarkan pada analisis kami terhadap penelitian yang ditinjau sejawat dan tidak merupakan saran medis. Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum memulai regimen suplemen apa pun.