Ekstrak Teh HijauGreen Tea Extract
herb
Juga dikenal sebagai: EGCG, Camellia sinensis extract, Epigallocatechin gallate, Green Tea Extract
About
Ekstrak teh hijau kaya akan EGCG (epigallocatechin gallate), catechin yang dapat menghambat 5-alpha-reductase dan menstimulasi proliferasi sel papila dermal. Meskipun bukti in vitro menjanjikan, uji klinis pada manusia khususnya untuk kerontokan rambut masih terbatas.
How It Works
EGCG catechins inhibit 5-alpha-reductase and stimulate hair growth via dermal papilla cell proliferation.
Evidence For Conditions
| Kondisi | Peringkat | Studi | Peserta | |
|---|---|---|---|---|
| Alopecia Androgenetik | C | 5 | 160 | Lihat → |
Side Effects
- Liver toxicity at very high doses (rare but documented)
- Stomach upset and nausea
- Insomnia due to caffeine content
- Iron absorption reduction
Drug & Supplement Interactions
- Blood thinners (EGCG may have antiplatelet properties)
- Iron supplements (tannins in green tea reduce iron absorption)
- Stimulants (additive caffeine effects)
- Hepatotoxic drugs (additive liver stress at high doses)
Selalu informasikan kepada tenaga kesehatan Anda tentang semua suplemen yang Anda konsumsi.Selalu informasikan penyedia layanan kesehatan Anda tentang semua suplemen yang Anda konsumsi.
Related Ingredients
Penafian FDA: Pernyataan-pernyataan ini belum dievaluasi oleh Food and Drug Administration. Produk dan informasi di situs web ini tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apa pun. Peringkat bukti yang disajikan didasarkan pada analisis kami terhadap penelitian yang ditinjau sejawat dan tidak merupakan saran medis. Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum memulai regimen suplemen apa pun.